"Saya tak berpikir bakal dua poin di puncak klasemen setelah laga lawan Palermo. Kini di situlah kami berada dan kami harus memiliki kekuatan untuk bertahan di sana. Kami akan menghadapi Lecce tanpa memandang enteng mereka tapi dengan rasa hormat terutama karena mereka tim yang solid dengan seorang pemain seperti Muriel yang meski usianya masih muda tapi sangat bagus."
MILANELLO – Inilah yang dikatakan Massimiliano Allegri dalam jumpa pers hari ini menjelang Milan-Lecce besok pukul 15.00.
"Saya piker Ancelotti telah memenangi semuanya bersama Milan seperti Capello dan Sacchi sehingga saat saya lebih dekat dengan para pelatih ini, hal itu menjadi sumber kebanggaan untuk saya.”
“Tentu saja tak seorang pun terlahir dengan semua itu, kita harus belajar. Jika saya punya kesempatan untuk melatih di Liga Champions, saya akan lebih baik dengan pengalaman. Tapi, bagaimana pun susunan pemain Selasa lalu akan tetap sama. Saya terpaksa membuat keputusan yang saya buat dan saya pikir dengan tiga pemain di depan kami akan bisa meraih gol yang akan menuntaskan pertandingan itu. Ada sedikit ketegangan tapi pada akhirnya kami lolos ke perempat final.”
“Saya tak khawatir. Kami sangat menghormati Lecce karena sejak Cosmi tiba hasil-hasilnya bagus dan perjuangan menghindari degradasi belum berakhir. Kami berada di fase akhir musim ini dengan hanya 12 pertandingan tersisa. Setelah Palermo, saya tak berpikir bakal dua poin di puncak klasemen. Kini di situlah kami berada dan kami harus memiliki kekuatan untuk bertahan di sana. Kami akan menghadapi Lecce tanpa memandang enteng mereka tapi dengan rasa hormat terutama karena mereka tim yang solid dengan seorang pemain seperti Muriel yang meski usianya masih muda tapi sangat bagus.”
“Saya senang karena setelah perburuan yang panjang para pemain kembali ke puncak klasemen. Kini giliran bagian terberat karena untuk bertahan di sana kami akan butuh ketenangan dan keseimbangan; kami harus berpikir dari pertandingan ke pertandingan. Kami bersaing dalam tiga kompetisi dan kami harus tetap segar, terlebih secara mental daripada fisik. Di babak kedua di London, tim ini menunjukkan sekali lagi, kualitas teknik dan kepribadian yang kuat.”
“Tak pernah ada masalah dengan Ibra. Dalam satu musim kita bisa memiliki perbedaan pendapat atau perdebatan yang bisa menjadi sebuah rangsangan dalam sebuah momen penting dalam semusim. Ibra tak mengatakan apapun yang mengejutkan, semua itu sepenuhnya normal mengingat keinginan untuk menang yang dimilikinya, yang saya miliki dan yang dimiliki seisi skuad. Targetnya adalah menang: apakah kami melakukannya dengan saling bermesraan, yang jelas sulit, atau lewat perdebatan dan kemarahan, bukan hal yang penting. Kami semua bekerja sama untuk meraih target akhir.”
“Itu bukan masalah menurunkan tiga pemain di depan karena kami cukup sering bermain seperti itu musim lalu. Sejak tahun lalu kami telah bermain dengan seorang trequartista yang jelas seorang penyerang tambahan. Pada Selasa lalu kami memilih untuk bermain dengan tiga penyerang dan kami harus segera memastikan kami lolos.”
“Kita harus bermain baik secara teknis. Kini, saat kami berada pada fase terakhir musim ini kami harus bermain lebih baik secara teknis dan yang terpenting adalah memiliki pola pikir bahwa kami tak boleh lengah selama seperempat jam dalam setiap pertandingan.”
Saya pikir Inter dan Napoli punya peluang yang sangat bagus untuk lolos ke perempat final dan itu akan menjadi pertanda yang bagus karena itu akan berarti sepakbola Italia kembali ke level yang seharusnya.”
“Kami semua menunggu izin bagi Cassano untuk kembali bersama kami. Saya harap Pato akan kembali secepat mungkin karena kami akan membutuhkan semua pemain untuk fase terakhir musim ini.
Saat ini kami dalam ketiga kompetisi dan kami harus percaya kami bisa memenangi semuanya.”
“Saat ini kami terdepan dan kami bertarung memperebutkan gelar. Barcelona bermain di liga berbeda tapi malam itu mereka bermain luar biasa dan Messi melakukan hal-hal yang membawa orang kepada sepakbola.”
“Saya tak melihat alasan kenapa saya tak bisa tenang. Saya tak pernah menginginkan kehidupan yang tenang dan kita berjalan dengan lebih baik dengan sejumlah guncangan. Aquilani tak akan menjadi starter besok. Muntari dan Nocerino akan bermain di lini tengah dan Emanuelson akan menjadi trequartista. Yang diragukan adalah tentang Mesbah, Antonini atau Zambrotta dan Ambrosini atau Van Bommel.”
"Saya piker Ancelotti telah memenangi semuanya bersama Milan seperti Capello dan Sacchi sehingga saat saya lebih dekat dengan para pelatih ini, hal itu menjadi sumber kebanggaan untuk saya.”
“Tentu saja tak seorang pun terlahir dengan semua itu, kita harus belajar. Jika saya punya kesempatan untuk melatih di Liga Champions, saya akan lebih baik dengan pengalaman. Tapi, bagaimana pun susunan pemain Selasa lalu akan tetap sama. Saya terpaksa membuat keputusan yang saya buat dan saya pikir dengan tiga pemain di depan kami akan bisa meraih gol yang akan menuntaskan pertandingan itu. Ada sedikit ketegangan tapi pada akhirnya kami lolos ke perempat final.”
“Saya tak khawatir. Kami sangat menghormati Lecce karena sejak Cosmi tiba hasil-hasilnya bagus dan perjuangan menghindari degradasi belum berakhir. Kami berada di fase akhir musim ini dengan hanya 12 pertandingan tersisa. Setelah Palermo, saya tak berpikir bakal dua poin di puncak klasemen. Kini di situlah kami berada dan kami harus memiliki kekuatan untuk bertahan di sana. Kami akan menghadapi Lecce tanpa memandang enteng mereka tapi dengan rasa hormat terutama karena mereka tim yang solid dengan seorang pemain seperti Muriel yang meski usianya masih muda tapi sangat bagus.”
“Saya senang karena setelah perburuan yang panjang para pemain kembali ke puncak klasemen. Kini giliran bagian terberat karena untuk bertahan di sana kami akan butuh ketenangan dan keseimbangan; kami harus berpikir dari pertandingan ke pertandingan. Kami bersaing dalam tiga kompetisi dan kami harus tetap segar, terlebih secara mental daripada fisik. Di babak kedua di London, tim ini menunjukkan sekali lagi, kualitas teknik dan kepribadian yang kuat.”
“Tak pernah ada masalah dengan Ibra. Dalam satu musim kita bisa memiliki perbedaan pendapat atau perdebatan yang bisa menjadi sebuah rangsangan dalam sebuah momen penting dalam semusim. Ibra tak mengatakan apapun yang mengejutkan, semua itu sepenuhnya normal mengingat keinginan untuk menang yang dimilikinya, yang saya miliki dan yang dimiliki seisi skuad. Targetnya adalah menang: apakah kami melakukannya dengan saling bermesraan, yang jelas sulit, atau lewat perdebatan dan kemarahan, bukan hal yang penting. Kami semua bekerja sama untuk meraih target akhir.”
“Itu bukan masalah menurunkan tiga pemain di depan karena kami cukup sering bermain seperti itu musim lalu. Sejak tahun lalu kami telah bermain dengan seorang trequartista yang jelas seorang penyerang tambahan. Pada Selasa lalu kami memilih untuk bermain dengan tiga penyerang dan kami harus segera memastikan kami lolos.”
“Kita harus bermain baik secara teknis. Kini, saat kami berada pada fase terakhir musim ini kami harus bermain lebih baik secara teknis dan yang terpenting adalah memiliki pola pikir bahwa kami tak boleh lengah selama seperempat jam dalam setiap pertandingan.”
Saya pikir Inter dan Napoli punya peluang yang sangat bagus untuk lolos ke perempat final dan itu akan menjadi pertanda yang bagus karena itu akan berarti sepakbola Italia kembali ke level yang seharusnya.”
“Kami semua menunggu izin bagi Cassano untuk kembali bersama kami. Saya harap Pato akan kembali secepat mungkin karena kami akan membutuhkan semua pemain untuk fase terakhir musim ini.
Saat ini kami dalam ketiga kompetisi dan kami harus percaya kami bisa memenangi semuanya.”
“Saat ini kami terdepan dan kami bertarung memperebutkan gelar. Barcelona bermain di liga berbeda tapi malam itu mereka bermain luar biasa dan Messi melakukan hal-hal yang membawa orang kepada sepakbola.”
“Saya tak melihat alasan kenapa saya tak bisa tenang. Saya tak pernah menginginkan kehidupan yang tenang dan kita berjalan dengan lebih baik dengan sejumlah guncangan. Aquilani tak akan menjadi starter besok. Muntari dan Nocerino akan bermain di lini tengah dan Emanuelson akan menjadi trequartista. Yang diragukan adalah tentang Mesbah, Antonini atau Zambrotta dan Ambrosini atau Van Bommel.”


0 comments:
Posting Komentar